Hanya 3 Tim Yang Disponsori Apparel Kelas Dunia di TSC 2016

Hanya 3 Tim Yang Disponsori Apparel Kelas Dunia di TSC 2016

41199
6
SHARE

Perjalanan sebuah klub sepakbola selalu identik dengan apparel penyokongnya. Tidak lengkap rasanya bila klub bola tidak memiliki logo apparel yang menempel di Jersey mereka.

Sekarang ini apparel tidak hanya sebagai sponsor, tetapi juga sudah seperti identitas dari klub tersebut. Persaingan ketat klub-klub peserta liga di lapangan juga menjadi ajang adu kelas antara apparel penyokongnya. Sebut saja Nike dan Adidas, 2 apparel ternama di dunia. Hampir semua tim-tim hebat disponsori mereka.

Apparel yang terpampang di Jersey sebuah klub secara tidak langsung juga mencerminkan nilai jual suatu klub. Tidak perlu jauh-jauh melihat ke daratan Eropa, kompetisi di negeri tetangga pun bisa menjadi contoh bagaimana apparel menjadi acuan tingkat pengelolaan suatu klub.

Jersey klub-klub Liga Super Malaysia dihiasi oleh apparel-apparel top macam Adidas, Nike, Puma, Kappa, Lotto dan lainnya.

Bahkan Nike dan Adidas harus saling sikat untuk menemui kata sepakat dengan Johor Dahrul Ta’zim (JDT) untuk menjadi sponsor mereka. Ini semua tidak lepas dari pengelolaan klub yang sangat profesional. Terlebih mereka juga sarat akan prestasi di kompetisi antarklub Asia. Juara AFC Cup jadi contoh nyatanya.

Lantas bagaimana dengan klub Indonesia? Dalam gelaran TSC kali ini hanya ada 3 tim yang disponsori oleh Apparel kelas dunia. Di satu sisi jelas ini langkah baik untuk memakai produk dalam negeri. Namun di sisi lain muncul pertanyaan, mengapa Apparel-apparel top tidak mau mensponsori klub Indonesia? Ini dia 3 tim yang di sponsori Apparel International.


1Semen Padang FC (Mizuno)


Sudah dari tahun 2014 Mizuno menyokong perlengkapan tanding Semen Padang FC. Apparel asal Jepang ini telah sarat pengalaman di pentas sepakbola. Beberapa pesepakbola ternama pernah menjadi Brand Ambassador mereka, sebut saja Rivaldo, Hulk, dan lainnya.

Atlet-atlet Jepang pun rata-rata memakai produk Mizuno ketika berlaga di pentas International. Meski demikian, hanya Semen Padang FC saja yang mereka sponsori untuk klub lokal Indonesia.

“Kita pilih Semen Padang karena pemain, pelatih dan pengelolaan yang profesional pantas menjadi panutan. Jadi cocok bagi Mizuno sebagai contoh klub profesional di Indonesia.” ungkap Brand Supervisor Mizuno untuk Indonesia


2Sriwijaya FC (Joma)


Klub kebanggaan masyarakat ini disponsori oleh Apparel asal Spanyol, Joma. Joma memang sudah lama menjadi sponsor Sriwijaya FC. Bahkan beberapa musim yang lalu Joma mewacanakan ingin mengganti nama stadion Jakabaring. Meskipun rencana itu akhirnya menemui jalan buntu. Jika itu terealisasi, tentu Joma akan mengguyurkan dana fantantis ke Pemprov Sumsel dan juga Sriwijaya FC.

Joma pun sudah tidak asing lagi bagi pencinta sepakbola. Banyak klub-klub maupun timnas yang disponsori oleh Apparel satu ini.


3Mitra Kukar (Joma)


Mitra Kukar juga disponsori oleh Joma. Wajar bila Joma ingin mensponsori Mitra Kukar, prestasi mereka pun tidak kalah mentereng dengan Semen Padang FC maupun Sriwijaya FC.

Bahkan beberapa waktu yang lalu mereka baru saja memenangi Piala Jenderal Sudirman setelah menjungkalkan Semen Padang FC di partai final.

Itulah 3 tim TSC yang disponsori oleh Apparel kelas dunia. Sebenarnya PSM Makassar juga memakai apparel top di Jersey mereka. Sayangnya itu bukan kerjasama sponsorship, melainkan PSM membeli jersey tersebut kepada Nike.

6 COMMENTS

LEAVE A REPLY